Suka Menulis?, yuk ramaikan Website ini dengan karya tulismu. Kirim Tulisan
62-857-4862-4365
Postingan

Giat Gelang Ajar Kwarcab Magetan, Sebuah Catatan Indah

: Yulia Lia
         Suasana yang dingin sejuk, menjadikan momen di kegiatan Kepramukaan dengan tajuk Gelang Ajar Tahun 2021 yang digelar oleh Kwarcab Kabupaten Magetan di Bumi Perkemahan Wisata Alas Tuwo Kabupaten Magetan pada tanggal 27 dan 28 November kemarin  menyisakan memori indah bagi para pesertanya. Betapa tidak, lokasi kegiatan yaitu Bumi Perkemahan Alas Tuwo yang sekaligus merupakan tempat wisata ini kondisinya sangat mendukung. Tersedia tempat lapang, berumput di antara pepohonan rindang untuk mendirikan tenda-tenda doom para peserta. 
          Peserta gelang ajar adalah perwakilan dari tiap-tiap Kwartir Ranting mengirimkan satu pembina putra dan satu pembina putri untuk tiap tingkatan pembina. Yaitu 2 pembina siaga, 2 pembina penggalang dan 2 pembina penegak Jadi sejumlah 18 Kwarran masing=masing mengirimpan 3 pembina Putra dan 3 Pembina Putri. Lebih kurang 108 pembina Pramuka hadir memeriahkan kegiatan tersebut, dan tentu saja tetap dengan protokol kesehatan ketat, mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Bumi Perkemahan Alas Tuwo Magetan

           Materi gelang Ajar Kwarcab Magetan tahun 2021 difokuskan pada persiapan penempuhan Pramuka Garuda bagi adik-adik baik siaga, penggalang maupun penegak. Perlu persiapan yang matang, karena harapannya agar penempuhan pramuka Garuda hingga tercapai tujuan sampai ke pelantikan di tahun 2022 nanti betul-betul menunjukkan kualitas Pramuka Garuda di Kwarcab Magetan. Para pembina Pramuka peserta Gelang Ajar telah berkomitmen untuk mewujudkan harapan tersebut. Penyampaian materi yang dikemas dalam bentuk praktik langsung jauh dari papper dan LCD layaknya penyampaian materi di ruangan. Tidak ada giat mencatat. Semua dilakukan dengan melakukan, learning by doing. Belajar sambil melakukan. Memang begitulah, sehingga peserta menjadi enjoy.
          Jauh dari semua itu, hal yang lebih mengesankan pada kegiatan tersebut adalah, kegiatan yang menyatu dengan alam setelah dua tahun tidak ada perkemahan karena pandemi Covid-19, menjadikan suasana hati sangat mengharu-biru. Betapa tidak, mereka, para Pramuka itu begitu rindu untuk tidur di tenda. Namun hujan deras yang mengguyur sejak menjelang Maghrib di hari Sabtu, 27 November hingga malam hari, menjadikan tenda yang didirikan tak bisa digunakan untuk tidur. Sebagai salah satu tindakan dalam managemen resiko, peserta dievakuasi untuk menempati pendopo kecamatan Poncol yang telah dipersiapkan sebelumnya. 
        
Suasana enjoy di lokasi kegiatan, santai di permadani alami

         "Kegiatan yang menyatu dengan alam itu sesuatu banget, tak bisa digantikan oleh apapun. Berkali-kali ikut giat Gelang ajar, di Buper Alas Tuwo bagi saya adalah yang paling berkesan" kesan Kak Dian salah satu peserta yang sangat meridukan "bobuk" di tenda ini. Luar biasa. Semangat Kak Dian ini perlu diacungi jempol. Yakinlah, demikian juga dengan para peserta yang lain, tentu memiliki kesan serupa. 
        Sungguh, memang menjadi sebuah catatan yang indah saat mengikuti kegiatan Gelang ajar di alam terbuka tahun ini. Bertemu bersama para Pembina Pramuka, juga denga para Pelatih di lingkungan Kwarcab Magetan saling berbagi ilmu dan pengalaman, sangatlah bermanfaat. Terjalin silaturahim yang baik antar sesama Pembina dan Pelatih. Bersatu menguatkan tekad memajukan generasi muda, melalui penggalangan anggota Pramuka yang akan dipersiapkan untuk menempuh Pramuka Garuda. Aamiin.
Salam Pramuka.. (Yulia Lia)
         





1 komentar

  1. Sesuatu banget bu
    Yuli
© magetan. All rights reserved. Developed by Jago Desain